0
Dikirim pada 09 Oktober 2010 di muhasabah

Sampai kapan kita menantang.

Sampai kapan kita membangkang.

Aurat kelihatan di sepanjang jalan.

Wanita dandan untuk dijajan.

Hukum Alloh tak dihiraukan

 

Meminum miras.

Tak pernah puas.

Harta panas dimakan buas.

Hukum Alloh tak dihiraukan

 

Layar kaca sepanjang malam.

Acara kelam tak pernah padam.

Di syahwat hitam kita tenggelam.

Hukum Alloh tak dihiraukan

 

Miskin dan fakir.

Tak pernah terpikir.

Uang membanjir.

Bertambah kikir.

Hukum Alloh tak dihiraukan

 

Sihir terus mendupa.

Syirik merajalela.

Santet menebar petaka.

Semua diam seribu bahasa.

Hukum Alloh tak dihiraukan

 

Muda mudi membaur diri.

Bersunyi-sunyi di kamar nan keji.

Belum nikah sudah berbayi.

Hukum Alloh tak dihiraukan

 

Terjangan samudera.

Dan goyangan gempa.

Seakan tanda Murka Sang Pencipta.

Tapi kita… kita sebagai manusia telah butA.

Bencana demi bencana… terus melanda.

Memakan harta, menelan jiwa.

Tapi kita terus durhaka

 

Hei… Apa yang kau tunggu.

Kita harus bersatu.

Bila kau terus termangu, kita semua kan tersapu

 

Bandung in Memoriam, Renungan Inspiratif



Dikirim pada 09 Oktober 2010 di muhasabah
comments powered by Disqus
Profile

seorang muslimat yang biasa bahkan terlalu biasa ......... diriku bukanlah khadijah yang begitu sempurna menjaga, pun bukanlah hajar yang begitu setia dalam sengsara, diriku hanya wanita akhir zaman yang berusaha untuk menjadi sholehah.... More About me

Page
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 566.032 kali


connect with ABATASA